Andragogi Man Jadda Wajada
Terlepas dari kenyataan bahwa kita tela terlampau sering mendengar kalimat Mutiara berbahasa Arab yang berbunyi Man Jadda wajada sejak menduduki bangku sekolah dahulu, ada yang menarik dari rangkaian kata bahasa Arab yang diterapkan dalam kalimat mutiara atau Mahfudzot tersebut. Ditinjau dari segi harfiyah dan susunannya dalam ilmu nahwu, Jadda merupakan kata kerja last ( fi'lu madzin) yang berarti dia yang telah bersungguh-sungguh dalam melakukan suatu pekerjaan. Lalu wajada merupakan kata kerja akhirnya ( fi'lu madzin ) yang berarti telah mendapatkan atau dapatlah ia, namun karena Man yang berarti barang siapa adalah salah satu Harfu syarthi Lil'aqli atau huruf syarat yang dimana susunannya harus memiliki sebab dalam menunjukkan kata kerja dan akibatnya sebagai keterangannya. Maka dapat diartikan "barangsiapa yang telah bersungguh-sungguh maka dapatlah ia". Mahfudzot ini bukan hanya banyak digemari siswa ...


